Stamet Ahmad Yani Semarang

VISIBILITY

  • Visibility Meteorologi

Visibility dalam meteorologi adalah tingkat kejernihan (transparansi) daripada atmosfer, sehubungan dengan penglihatan manusia yang dinyatakan dalam satuan jarak. Dalam keadaan atmosfer yang sama, nilai visibility pada malam hari harus sama seperti yang diperoleh pada siang hari. Pada umumnya visibility adalah berbeda untuk setiap arah yang berlainan, visibility yang diperoleh dari pesawat terbang berbeda dengan horizontal visibility (penglihatan mendatar) yang diamati oleh pengamat meteorologi di dekat permukaan bumi.

  • Visibility pada siang hari

Definisi visibility pada siang hari dalam meteorologi adalah jarak terjauh, dimana sebuah benda hitam dengan ukuran yang sesuai, dapat dilihat dan dikenal terhadap kaki langit sebagai latar belakangnya. Yang dimaksud ukuran benda yang sesuai yaitu harus membentuk sudut pada mata pengamat baik vertikal maupun horizontal paling kecil 0,5° dan tidak lebih besar dari 5°.

  • Visibility pada malam hari

Definisi visibility pada malam hari dalam meteorologi yaitu jarak terjauh dimana benda hitam dengan ukuran yang sesuai dapat dilihat dan dikenal, jika penerangan ditingkatkan hingga mencapai tingkat terang seperti siang hari. Benda yang sesuai untuk menentukan visibility pada malam hari ialah sinar biasa (tidak difokuskan), dengan intensitas sedang dan terletak pada jarak yang telah ditentukan.

  • Faktor – faktor yang mempengaruhi visibility

Adapun faktor –faktor yang mempengaruhi visibility antara lain sebagai berikut :

  • Hujan
  • Kabut dan Mist
  • Spray yang tertiup angin
  • Minyak
  • Asap
  • Debu dan Pasir
  • Garam