BMKG AHMAD YANI

Bandar Udara Ahmad Yani - Semarang 50145 · (024) 7626064 · stamet_ayani@yahoo.com

          Selamat datang di official website Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang. Stasiun pelayanan informasi cuaca untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta pelayanan penerbangan di bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merupakan salah satu titik pengamatan cuaca yang dimiliki oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Yang memiliki tugas yaitu melaksanakan pengamatan cuaca, pengumpulan data, penyebaran data, analisa dan prakiraan cuaca serta pelayanan jasa meteorologi lainnya. Dengan nomor identitas stasiun 96839, location indikator dari ICAO yaitu WARS serta terletak pada elevasi 3 meter MSL beroperasi selama 24 jam tiap harinya. Dengan ditunjang berbagai fasilitas dan peralatan pengamatan cuaca, Stamet Ahmad Yani Semarang mampu mencatat data perubahan cuaca tiap jamnya dan disimpan dalam database sehingga mampu digunakan dalam melayani masyarakat dan dunia penerbangan dalam kebutuhannya terhadap informasi meteorologi. Berbagai jenis produk pelayanan informasi cuaca wilayah Jawa Tengah dibuat disini. Dan salah satunya prakiraan hari ini dan untuk esok hari. Yang dapat dimanfaatkan dalam operasional kegiatan dan pekerjaan kita dalam keseharian.

Visi Misi Stasion Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang

Visi


Mewujudkan BMKG yang handal, tanggap dan mampu memberi informasi pelayanan dan jasa penerbangan yang akurat, tepat sasaran, cepat , lengkap dan dapat dipertanggung jawabkan guna memdukung keselamatan penerbangan serta keberhasilan pembangunan nasional dan berperan aktif di tingkat internasional.

                                            Misi


  • Mengamati dan memahami fenomena Meteorologi Penerbangan;
  • Menyediakan data, informasi dan jasa Meteorologi Penerbangan yang handal, akurat dan terpercaya;
  • Mengkoordinasikan dan memfasilitasi kegiatan dibidang Meteorologi Penerbangan;
  • Berptisipasi aktif dalam kegiatan internasional dibidang Meteorologi Penerbangan;
  • Sejarah

    Sejarah UPT

              Salah satu tugas pokok Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yaitu melayani kebutuhan penerbangan, sehingga Stasiun Meteorologi Klas II Ahmad Yani Semarang berhubungan erat dengan Bandara Ahmad Yani Semarang. Sepanjang masa kemerdekaan, bandara ini berfungsi sebagai pangkalan militer Angkatan Darat milik Penerbad. Penulis tidak mengetahui pasti mulai kapan Stasiun Meteorologi Klas II Ahmad Yani Semarang melayani jasa informasi cuaca untuk penerbangan, akan tetapi Kepala Stasiun yang pertama yaitu Bapak Usman Pulontalo berakhir masa jabatannya pada tahun 1964. Adapun kepala stasiun yang pernah menjabat di Stasiun Meteorologi Klas II Ahmad Yani Semarang yaitu :
    1. Usman Pulontalo, sampai dengan tahun 1964
    2. Kahat Kathili, tahun 1964 – 1980
    3. Untung Widodo, tahun 1980 – 1986
    4. Dadi, tahun 1986 – 2001
    5. Samsul, tahun 2001 – 2002
    6. Setiadi, tahun 2002 – 2005
    7. Drs. Muhkam Ahmad, tahun 2005 – 2010
    8. Drs. Setio Wibowo, tahun 2010
    9. Drs. Nanang Purnadi, tahun - 2013
    10. Hidayatul Mukhtar, tahun 2013 - sekarang
              Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis BMKG dalam bidang meteorologi, Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Kelas II Semarang berada pada koordinat 06° 58' 34 90" LS 110° 23´ 08 47" BT dengan elevasi 3 meter diatas permukaan laut. Stasiun Meteorologi Ahmad Yani terletak di Jl. PUAD Ahmad Yani, Bandara Ahmad Yani, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah dengan kode pos 50145 dan berada dibawah koordinasi Balai Besar Wilayah II.

    Gambar 1: Letak Geografis Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang

              Secara geografis, kantor Stasiun Meteorologi Klas II Ahmad Yani Semarang berada pada Komplek Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, berada di sebelah barat apron bandara. Bersebelahan dengan Kantor PT. Pertamina (Persero) DPPU Ahmad Yani Semarang. Berjarak sekitar lima menit perjalanan dengan kendaraan bermotor dari persimpangan Kali Banteng.

    Tugas UPT

              Tugas pokok dan fungsi Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berpedoman pada Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Uraian Tugas Stasiun Meteorologi, tugas Stasiun Meteorologi Kelas II adalah sebagai berikut :
    > Pengamatan, meliputi :
    1. Melaksanakan pengamatan meteorologi permukaan secara terus menerus setiap 1 jam selama 24 jam setiap hari berdasarkan waktu standar internasional;
    2. Melaksanakan pengamatan meteorologi udara atas dengan pilot balon pada jam 00, 06, dan 12 UTC;
    3. Melaksanakan penyandian data meteorologi permukaan setiap jam pengamatan;
    4. Melaksanakan penyandian data meteorologi udara atas pada waktu dan jam sesuai dengan pengaturan operasi dan jam-jam pengamatan 00, 06, 12 UTC;
    5. Melaksanakan pengamatan cuaca khusus sesuai kebutuhan jaringan, antara lain radar cuaca/hujan dan penerima citra satelit cuaca;
    6. Melaksanakan pengamatan meteorologi permukaan menggunakan peralatan di taman alat dan landas pacu untuk pelayanan penerbangan (METAR, SPECI, MET REPORT, dan SPECIAL) sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi stasiun meteorologi yang memberikan layanan penerbangan;
    7. Melaksanakan pengamatan meteorologi paling sedikit terhadap unsur-unsur: radiasi matahari, suhu udara, tekanan udara, angin, kelembaban udara, awan, jarak pandang, curah hujan, penguapan di stasiun meteorologi;
    8. Melaksanakan kegiatan fam flight;

    > Pengelolaan Data
    1. Pengumpulan Data, meliputi :
    - Melaksanakan monitoring dan kualiti control pengiriman berita data sandi meteorologi permukaan dan udara atas sebagaimana yang dimaksud pada huruf b dan huruf c;
    - Melaksanakan pengiriman berita data sandi meteorologi permukaan pada jam-jam 00, 03, 06, 09, 12, 15, 18, 21, UTC secara tepat waktu;
    - Melaksanakan pengiriman berita data sandi meteorologi udara atas pada jam-jam 00, 06, 12 UTC secara tepat waktu;
    - Melaksanakan pengumpulan data meteorologi permukaan dan udara atas untuk keperluan pemetaan dan analisis cuaca;
    - Melaksanakan pengumpulan produk informasi dan prakiraan cuaca, produk Numerical Weather Prediction (NWP) dan/atau peringatan dini dari Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat;
    - Melaksanakan pertukaran data dan informasi cuaca penerbangan yang menjadi tanggung jawab;
    - Melaporkan kejadian-kejadian cuaca ekstrim di wilayah pelayanan yang menjadi tanggung jawab ke Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat;
    - Melaporkan kejadian gunung meletus dalam bentuk volcanic activity report di wilayah yang menjadi tanggung jawab kepada Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta – Cengkareng dan Stasiun Meteorologi Kelas I Hasanuddin – Makassar;
    - Melaksanakan pengiriman data hasil pengamatan lainnya menggunakan Sistem Pengelolaan Database Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika (MKKuG) yang telah ditentukan.
    2. Pengolahan Data, meliputi:
    - Melaksanakan pengolahan dan pengarsipan data hasil pengamatan dalam format yang sudah ditetapkan;
    - Melaksanakan Komitmen mutu data hasil pengamatan;
    - Melaksnakan pengolahan basis data dan kualiti control seluruh hasil pengamatan yang dikoordinasikan stasiun meteorologi;
    - Melaksanakan pengolahan data dan kualiti control hasil pengamatan cuaca dengan menggunakan metode statistic untuk membuat Aerodrome Climatology Summary;
    3. Analisis dan Prakiraan, meliputi :
    - Melaksanakan ulasan pemetaan dan melaksanakan analisis cuaca sinoptik permukaan dan udara atas secara regular 2 kali per hari pada jam 00 dan 12 UTC;
    - Melaksanakan interprestasi produk Numerical Weather Prediction (NWP), citra satelit, dan citra radar cuaca yang ada dalam wilayah pelayanan;
    - Membuat prakiraan cuaca untuk kepentingan public secara regular 2 kali per hari pada jam 00 dan 18 UTC di wilayah pelayanan;
    - Membuat prakiraan cuaca untuk pelayanan penerbangan sesuai ketentuan dan kebutuhan operasi penerbangan dalam wilayah yang dipertanggungjawabkan;
    - Membuat analisis sementara atas kejadian cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah yang dipertanggungjawabkan serta membuat prediksi cuaca ekstrim yang akan terjadi;
    4. Penyimpanan Data, meliputi:
    Menyimpan data hasil pengamatan, data model, dan cuaca khusus dalam bentuk hardcopy dan softcopy.
    5. Pengaksesan Data, meliputi:
    Mengakses data hasil pengamatan, cuaca khusus, hasil pengolahan baik nasional maupun internasional untuk keperluan analisis dan prakiraan di wilayah yang dipertanggungjawabkan.

    Struktur Organisasi

    Struktur Organisasi Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang









    Selain struktur organisasi, berikut juga dilampirkan daftar nama pegawai Stasiun Meteorologi Klas II Ahmad Yani Semarang: